Skip to content

Fakta Lumba-lumba

4 Juli 2010

Ini merupakan postingan ketiga saya, khusus tentang lumba-lumba, spesial untuk si “nona kecil” yang sangat senang akan hewan ini (ikon blog bintangkuning sendiri adalah seekor lumba-lumba). Lumba-lumba merupakan hewan mamalia yang memiliki habitat di air. Lumba-lumba sangat sosial, gemar bermain, teliti, dan cerdas. Mereka hidup dalam kelompok atau keluarga yang disebut pods. Lumba-lumba jantan biasa disebut bulls (banteng) sedangkan betinanya disebut cows (sapi). Saat berenang, mereka dapat mencapai kecepatan 60 km/jam (setara 37 mph). Hewan ini juga melambangkan persahabatan dan juga sosoknya yang ramah, lucu dan imut membuat manusia cepat akrab dan menyukai hewan yang satu ini.

lumba-lumba

Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Terdapat antara 30-40 jenis lumba-lumba, 5 diantaranya merupakan lumba-lumba yang hidup di air tawar. Walaupun mereka hidup di dalam air, lumba-lumba adalah mamalia yang bernafas melalui blowhole, yang terletak di bagian atas kepala mereka. Beberapa jenis lumba-lumba harus naik ke permukaan untuk bernafas setiap 20-30 detik.

Bayi lumba-lumba yang baru lahir juga akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak-anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.

muncul di permukaan

Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara di dalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang-kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan.

Lumba-lumba beristirahat dengan hanya mengaktifkan setengah dari otak mereka, dan matanya terbuka sebelah. Kedua sisi otak lumba-lumba bekerja secara terpisah. Selama 8 jam, kedua sisi otak itu sadar. Kemudian sisi yang kiri akan tidur selama 8 jam. Setelah sisi itu terbangun, sisi yang kanan akan tidur selama 8 jam. Dengan demikian lumba-lumba bisa tidur selama 8 jam tanpa harus berhenti secara fisik. Hal ini memungkinkan mereka terus berenang, terus naik ke permukaan untuk bernafas dan untuk melindungi diri dari predator.

Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas. Selain itu, sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Lumba-lumba memiliki kemampuan unik yang sesungguhnya bila kita sebagai manusia jeli, bisa menangkap maksud dari perubahan perilaku lumba-lumba tersebut. Kemampuan unik tersebut seperti suka menolong manusia yang kebetulan tersesat atau terombang-ambing di tengah laut, biasanya lumba-lumba menolong dan membimbing menuju perairan.

manusia dan lumba-lumba

Fakta lain yang mungkin sering kita ketahui adalah mereka suka mengiringi kapal-kapal yang berlayar di tengah lautan di sisi kiri kanan lambung kapal. Hal ini tentu saja menjadi tontonan tersendiri bagi penumpang kapal. Lumba-lumba juga bisa berperan sebagai peringatan dini akan terjadinya gempa. Beberapa hari sebelum terjadinya gempa, mereka secara berkoloni terlihat melakukan migrasi ke daerah lain. Saat adanya gelombang panas atau gangguan lain di laut (seperti gempa bumi besar di bawah permukaan laut), mereka akan bereaksi dengan cara berimigrasi ke daerah lain yang dirasa lebih aman.

Banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba. Bahkan pihak militer AS pernah melakukan percobaan terhadap lumba-lumba untuk misi spionase (mata-mata).

Manusia memiliki mata mengagumkan yang memungkinkan mereka melihat di daratan. Tapi penglihatan di bawah air sangatlah kabur. Alasannya adalah bahwa mata manusia memiliki masalah berfokus di bawah air. Untuk mengatasi kesulitan ini, manusia menggunakan kacamata selam yang membentuk kantong udara di sekitar mata. Dengan cara yang sama, manusia menggunakan kamera berteknologi tinggi untuk memotret di bawah air. Mata lumba-lumba sama seperti kamera khusus yang memungkinkan mereka melihat jelas di bawah air dan di atasnya. Mereka memiliki lensa lentur pada mata mereka yang mengembang dan mengerut sehingga memungkinkan mata mereka berfokus di bawah dan di atas air. Ini merupakan kebutuhan penting bagi lumba-lumba.

mata lumba-lumba

Setiap kali lumba-lumba berada di permukaan, mereka memperhatikan secara seksama pergerakan kawanan burung di sekitar mereka. Ini karena, di mana pun kawanan burung berkumpul, di situlah terdapat sekumpulan ikan. Lumba-lumba sangat tahu hal ini dan menggunakan informasi tersebut untuk mendapatkan kemudahan dalam berburu. Selain itu, perangkat khusus pada mata lumba-lumba ini juga melindungi mereka dari air laut yang asin.

Keistimewaan lain dari mata lumba-lumba adalah setiap mata dapat berfokus pada titik berbeda pada saat yang sama. Karena itu, lumba-lumba dapat melihat ke depan dengan satu mata tertuju ke arah berenangnya sambil mengamati keberadaan bahaya di sekeliling dengan mata yang lain.

Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar. Sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam.

Suara yang dikeluarkan oleh lumba-lumba juga berfungsi sekaligus sebagai indera penglihatannya. Menggunakan suara untuk mencari ke arah mana dia harus berenang mencari makan. Uniknya, saat lumba-lumba mengeluarkan suaranya untuk mencari ikan-ikan kecil, maka ikan-ikan kecil itu akan tidak berdaya.

sistem sonar

Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati-hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu-waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi-giginya, terkadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Terkadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.

Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia. Bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos.  Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba sudah langka dan telah mulai dilindungi di seluruh dunia.

Beberapa tahun belakangan ini, banyak ikan lumba lumba diburu untuk dijadikan bahan makanan oleh karena memiliki khasiat kesehatan. Hal ini sungguh sangat menyedihkan dikarenakan bisa memulai kepunahan hewan lucu itu dari muka bumi. Sering terdengar mereka terdampar di pesisir pantai karena akibat dari terganggunya sistem navigasi yang di karenakan gelombang panas atau adanya gangguan lain di laut. Bila gendang telinga binatang itu rusak, mereka akan kehilangan arah, dan kemudian muncul ke permukaan lalu berenang tak tentu arah.

lindungi lumba-lumba

Jadi, mulai sekarang lindungi lumba-lumba. Jangan hanya mengutamakan kepentingan pribadi dan uang, utamakan kelestarian lingkungan kita, terutama lumba-lumba. Bayangkan jika lumba-lumba punah dari muka bumi, tidak akan ada lagi yang mengiring kapal saat berlayar. Tidak ada lagi tontonan bagi penumpang kapal. Atraksi lumba-lumba juga akan sepi dan segera ditutup. Tidak ada lagi peringatan awal tentang gempa. Semua berawal dari kesadaran diri masing-masing. Lindungi lumba-lumba dari kepunahan.

From → Universal

16 Komentar
  1. Apik… apik…. sangat informatif
    Makasih dapat pengetahuan dari sini
    :) Salam,

    Mochammad

    http://mochammad4s.wordpress.com/

  2. mama.ny papa permalink

    wow keren ..
    lucu bgt siyy ..
    hhi

    dolphin jgn punah dong :(

    p.s
    nona kecil pasti sneng bgt tu .. c:

  3. tidak menarik,lebih menarik blog saya….
    ha ha ha,hi hi hi,hu hu hu,he he he,ho ho ho!

  4. mantap….
    Tularkan aktivitas ngeblog kepada teman2 yang lain

  5. dikampusku juga mw pelihara lumba2 buat terapi autis :)

    Tukeran link yooh… link mu aku pasang di http://bukanbegitu.wordpress.com yah :)

  6. Mariana Ulfah permalink

    Aku juga termasuk orang yang penyayang sama hewan lho………apalagi lumba-lumba………..makasih buat artikelnya yachhhhhh ^_____^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: